oleh

Sidang Itsbat Nikah Terpadu Gratis di Pendopo Kabupaten

21 Pasutri Yang Nikah Siri Bertahun-tahun Dapat Buku Nikah

Sebanyak 21 pasangan pasangan suami istri (pasutri) yang sebelumnya menikah secara siri akhirnya bernapas lega setelah mendapatkan legalisasi pernikahan mereka secara hukum. Dalam layanan Sidang Itsbat Nikah Terpadu Gratis yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Grobogan, Rabu (28/11/2018) kemarin, para pasutri ini memperoleh buku nikah.

Selain buku nikah, para pasutri yang sudah mempunyai anak pada pernikahan siri akhirnya dapat memperoleh akte kelahiran dengan nama ayah kandung tercantum di dalamnya. Hal ini dikatakan Bupati Grobogan, Hj Sri Sumarni dalam sambutannya.

“Melalui sidang istbat nikah gratis ini, Pemkab Grobogan ingin membahagiakan warganya yang merupakan perwujudan dari kesejahteraan yang bersifat immaterial dan spiritual. Selain itu, untuk para anak dari pernikahan siri akan tumbuh kepercayaan diri bagi kehidupan selanjutnya karena setelah melakukan sidang itsbat nikah gratis ini aktenya sudah tidak berbunyi nama ibu saja, tetapi juga nama ayah tertera dalam akte kelahiran tersebut” kata Sri Sumarni.

Di Pendapa inilah, Bupati didampingi jajaran Forkopimda dan pejabat dari KUA se-Kabupaten Grobogan serta Kepala OPD terkait seperti Kepala Kemenag Kanwil Grobogan menjadi saksi pasutri yang tengah melakukan sidang itsbat nikah gratis ini. Di depan hakim tunggal dari PA Purwodadi yang didampingi panitera, para pasutri ini melakukan sidang tersebut.

Para peserta sidang itsbat ini sudah memenuhi persyaratan. Hal tersebut dikatakan langsung Kabag Hukum Pemkab Grobogan Fachruddin. Ia juga menambahkan, sidang istbat nikah gratis ini berbeda dengan nikah massal.

“Kalau nikah massal yaitu menikahkan pasangan yang sebelumnya tidak pernah melakukan prosesi perkawinan tetapi hidup layaknya suami istri. Sementara sidang itsbat ini diberikan kepada pasangan yang dulunya sudah melangsungkan prosesi perkawinan namun tidak tercatat pemerintah karena melakukan pernikahan siri,” jelasnya.

Fachruddin melanjutkan, serelah adanya penetapan dari Pengadilan Agama ini, semua pasangan diberikan buku nikah. Selain itu anak-anak juga diberikan akta kelahiran dengan jumlah total 41 lembar.

Komentar

Berita Terbaru