oleh

“Baru Pertama Kali Ini Saya Lihat Tiang Listrik Patah!”

-LAIN-LAIN-804 views

PT (Persero) PLN UP3 Demak Multi Stakeholder Forum 2018

PT (Persero) PLN UP3 Demak mengadakan kegiatan Multi Stakeholder Forum, di aula Gedung PT PLN UP3 Demak, Kamis (6/12/2018). Beberapa tamu undangan hadir sebagai peserta forum tersebut. Selain stakeholder dari Demak, juga datang stakeholder dari Kabupaten Grobogan. Dimana, jaringan listrik di sebagian wilayah Kabupaten Grobogan berada di bawah tanggung jawab PT (Persero) PLN UP3 Demak.

Dalam forum tersebut, beberapa stakeholder terkait menyampaikan keluhan terkait pelayanan listrik di daerah mereka. Satu diantaranya yakni dari PT Malindo Grobogan. Perusahaan pakan ternak di Desa Harjowinangun, Godong ini mengeluhkan pemberitahuan pemadaman bergilir yang terkesan mendadak. Yakni pada H-2 atau H-1. Hal itu membuat jadwal produksi pakan ternak sedikit terganggu.

“Pemberitahuan pemadaman listrik selalu pada H-2 atau H-1. Ini sangat berpengaruh pada jadwal produksi,” ujar pihak Malindo.

Sementara itu, perwakilan dari Koramil Demak mengeluhkan tidak adanya pemberitahuan kepada perangkat Muspika terkait pembangunan tower SUTET sehingga tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sebenarnya.

Berbeda halnya dengan perwakilan media di Demak yakni Heri. Dalam kesempatan tersebut, Heri mempertanyakan kualitas tiang listrik yang dipasang di Kecamatan Karanganyar, dimana pada saat bencana angin puting beliung yang menerpa daerah tersebut, beberapa tiang listrik patah.

“Baru pertama kali ini saya lihat tiang listrik patah. Biasanya, kalau ada angin kencang, tiang listrik yang tidak kuat langsung roboh,” ungkapnya.

Atas dasar keluhan tersebut, PT (Persero) PLN UP3 Demak mendeklarasikan tiga resolusi liquid melalui forum tersebut. Ketiga resolusi liquid tersebut antara lain, PT (Persero) PLN UP3 Demak siap mendukung program pemerintah dalam menyediakan dan menjaha keandalan pasokan listrik bagi investor dan masyarakat.

Selain itu, PT (Persero) PLN UP3 Demak memberikan informasi pemeliharaan terencana maksimal H-3 sebelum kegiatan dilaksanakan melalui WA Grup, Instagram dan media lainnya.

“Terakhir, kami akan meningkatkan kecepatan respon terhadap laporan keluhan pelanggan,” tutur Ahmad Samsuri Manager PT PLN (Persero) UP3 Demak.

Sementara itu, kata Ahmad, mengenai tiang listrik yang patah tersebut terjadi sebab tiang-tiang listrik tersebut dipergunakan untuk dua jalur kabel. “Nah, yang patah sebanyak 15. Di desa Karanganyar, Demak, kemarin digunakan untuk dua jalur kabel sehingga bebannya terlalu berat,” ujarnya.

Di antara tamu undangan yang hadir, tampak Asisten II Setda Grobogan, Ahmadi Widodo mewakili Pemkab Grobogan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru