oleh

Pingsan Saat Renang, Pelajar SD meninggal

-PERISTIWA-460 views

Kegiatan wisata yang dilaksanakan SD IT Rohmatul Ummah, Jekulo, Kabupaten Kudus, Sabtu (15/12/2018) berakhir dengan duka. Pasalnya, dalam kegiatan yang dilaksanakan di salah satu Kolam Renang dan Water Boom terkenal yang terletak di Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan tersebut, satu pelajar dinyatakan meninggal dunia setelah tak sadarkan diri saat berenang.

Korban diketahui bernama Aska Farel Ardiansyah (7), warga Desa Sadang RT 003 RW 006, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Dari informasi yang dihimpun, Aska merupakan satu dari 70 pelajar yang ikut wisata di kolam renang tersebut.

Kronologi

Rombongan ini sampai di Klambu pada pukul 09.30 WIB. Sesampainya di sana, para murid langsung berganti pakaian dan berenang ke kolam renang. Begitu juga dengan korban. Ia bersama temannya langsung menuju ke kolam renang setinggi 122 cm.

Selang beberapa saat, sekitar pukul 11.15 WIB, seorang teman korban melapor pada Rifan Abdul Rahman, guru SD IT Rohmatul Ummah yang menjadi guru pendamping rombongan wisata tersebut. Kepada Rifan, teman korban melihat Aska tidak sadarkan diri. Rifan pun meminta tolong kepada rekan-rekannya dibantu wisatawan lainnya yang berada di sekitar kolam renang tersebut.

Rifan bersama Andib Rofiudin (40), Maryanto (34), Fahmi (16), dan Azhar (17) langsung masuk mengangkat korban dari kolam renang. Keempatnya langsung melarikan korban ke Puskesmas Klambu yang tidak jauh dari lokasi wisata.

Sesampainya di Puskesmas Klambu, korban diperiksa tim medis. Dari hasil pemeriksaan, korban sudah meninggal dunia. Insiden tersebut dilaporkan ke Polsek Klambu.

Kapolsek Klambu AKP Asep Priyana membenarkan kejadian tersebut. Menurut Asep, korban meninggal karena banyaknya air yang masuk ke dalam tubuh korban.

“Benar, telah dilaporkan adanya seorang siswa bernama Aska Farel Ardiansyah yang sedang berwisata bersama rombongan dari Kudus. Dimana, siswa tersebut tidak sadarkan diri setelah berenang dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Puskesmas Klambu,” kata AKP Asep Priyana.

Korban dengan tinggi badan 115 cm tersebut, kata Asep, dalam pemeriksaan mengeluarkan air dari hidung dan telinga serta dubur mengeluarkan kotoran. Asep juga mengatakan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. (Hana)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru