oleh

2 Kali Kebakaran Dalam Sehari! Diduga Akibat Konsleting Listrik

-PERISTIWA-609 views

Musibah Kebakaran Diwaktu Subuh

Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Grobogan. Senin (7/1/2019) pagi, sekitar pukul 04.30 WIB, rumah milik Supiyo (64) warga Dusun Pilang RT 4 RW 7, Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo ludes terbakar. Penyebab kebakaran diduga adanya konsleting listrik di rumah tersebut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, saat kejadian, Supiyo tengah menjalankan sholat subuh berjamaah di masjid. Saat kembali ke rumahnya, ia melihat kobaran api di atas atap rumahnya. Supiyo langsung berteriak minta tolong.

Para tetangga yang mendengar teriakan tersebut langsung datang ke lokasi kejadian. Mereka berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Usaha tersebut berhasil.

Beberapa saat kemudian, petugas Damkar datang. Bersama-sama dengan warga, mereka melakukan pemadaman. Selang 30 menit kemudian, api berhasil padam.

Camat Tawangharjo, Mundakar, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden di Desa Pojok. Dari keterangannya, kebakaran tersebut disebabkan konsleting listrik di rumah milik Supiyo (64) yang berprofesi sebagai petani.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah barang-barang berharga yang disimpan di rumah berukuran 10 x 10 meter berbahan kayu itu ludes terbakar. Diantaranya, 30 unit alat pertanian, uang tunai senilai Rp 5 juta, 4 sak gabah kering, 2 set meja kursi, 3 unit, serta almari.

“Benar telah terjadi kebakaran di rumah milik Pak Supiyo, petani asal Dusun Pilang RT 4 RW 7 Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo pada pukul 04.30 WIB. Adapun kerugiannya mencapai kurang lebih Rp 35 juta. Api padam sekitar 30 menit kemudian,” jelasnya.

Selang Enam Jam

Malang nian nasib Jasmin (70) warga Dusun Jetak RT 2 RW 2 Desa Plosorejo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Pasalnya, saat ia sedang melayat tetangganya, justru ia mendapatkan musibah yang tidak diduga sebelumnya. Sebagian bangunan rumahnya terbakar akibat konsleting listrik, Senin (7/9/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kronologi bermula ketika ia melayat di rumah Puji Sri Winarsih, tetangganya yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya. Saat melayat, ia melihat gumpalan asap tebal di atas rumahnya. Perasaan Jasmin tidak enak. Akhirnya, ia kembali ke rumahnya.

Ternyata apa yang dirasakan Jasmin benar. Gumpalan asap tersebut berasal dari kobaran api yang telah melumat atap rumahnya. Seketika, Jasmin berteriak minta tolong.

Teriakan itu didengar para tetangga lainnya yang sedang melayat. Kontan, para pelayat langsung berhamburan menuju ke rumah Jasmin. Mereka melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Insiden kebakaran tersebut dilaporkan kepada perangkat kecamatan Tawangharjo.

Camat Tawangharjo, Mundakar, saat dikonfirmasi juga membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, kejadian tersebut terjadi selang enam jam setelah insiden yang sama di Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo.

“Sama seperti kebakaran sebelumnya yang terjadi di Desa Pojok pagi tadi, diduga penyebabnya yaitu konsleting listrik,” tambah dia.

Selang 20 menit kemudian, api dapat dipadamkan warga. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, setengah dari bangunan rumah yang terbuat dari papan kayu ini ludes terbakar. Selain itu, beberapa perabot rumah tangga juga ikut terbakar,” ungkapnya.

Atas rentetan kejadian musibah kebakaran ini, Mundakar mengimbau kepada seluruh warga Kecamatan Tawangharjo agar mengecek kondisi rumah sebelum berpergian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru