oleh

Berubah Drastis! Sekarang Begini Kondisi SDN Bobrok Yang Sempat Viral 2 Tahun Lalu

Sekarang Bisa Tersenyum

Grobogan news – Video kondisi SDN 5 Sembungharjo sempat viral dua tahun silam tepatnya di tahun 2017, yang kemudian ditindak lanjuti oleh Pemda Grobogan dengan meninjau dan melihat langsung kondisi SD yang berlokasi di Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Dalam video tersebut kondisi bangunan sekolah tampak sangat memprihatinkan.

Digambarkan dalam video unggahan tersebut, ruang kelas atapnya saat itu sudah jebol dan tiangnya hampir rapuh tentu saja membahayakan para siswa yang sedang belajar kala itu. Belum lagi, ruangan kelas III dan IV harus disekat dengan papan setinggi 1,5 meter.

Secara langsung, kata Bupati saat itu, penggunaan sekat tersebut juga mempengaruhi kegiatan belajar-mengajar. Dengan kata lain, murid-murid tidak akan dapat konsentrasi belajar dengan baik.

Hingga kemarin, Kamis (3/1/2019), Rombongan Pemda Grobogan yang dipimpin oleh Bupati kembali datang untuk meninjau kembali bangunan sekolah tersebut. Bangunan ruang kelas yang tidak layak dua tahun silam, kini sudah selesai direnovasi.

kondisi SDN 5 Sembungharjo
kondisi SDN 5 Sembungharjo

“Dengan kondisi bangunan seperti ini, suasana pembelajaran dapat berlangsung lebih nyaman. Setelah ruang kelas diperbaiki, nanti sarana dan prasarana penunjang lainnya kita minta untuk dilengkapi. Termasuk, kita juga minta dari Dinas Pendidikan untuk membuatkan perpustakaan,” Ucap Bupati Grobogan saat meresmikan ruang kelas yang sudah selesai dibangun, dan telah kembali digunakan para murid untuk belajar.

Sebanyak empat ruang kelas di SDN 5 Sembungharjo ini direnovasi dengan alokasi dana sekitar Rp 400 juta dari pemerintah terkait. Sebelumnya, keempat ruang kelas tersebut mengalai kerusakan di bagian atap, dinding dan tiang. Setelah direnovasi, bangunan keempat ruang kelas ini terlihat kokoh.

Selain SDN 5 Sembungharjo, sebenarnya masih banyak SD-SD lainnya yang mengalami kerusakan, dan jumlahnya ratusan diseluruh wilayah kabupaten Grobogan. Untuk kondisi sekolah yang rusak parah, memang di prioritaskan dengan penanganan sesegera mungkin.

Akan tetapi, perbaikan ruang kelas yang rusak tersebut tidak dapat dilakukan dengan cepat. Pasalnya, untuk melakukan renovasi bangunan sekolah memerlukan anggaran yang tidak sedikit.

“Pada tahun 2018 lalu, anggaran untuk perbaikan ruang sekolah yang rusak sekitar Rp 8 miliar. Di tahun 2019 ini, anggaran sudah dinaikan hingga Rp 24 miliar. Ruang kelas yang rusak akan kita perbaiki secara bertahap. Kita prioritaskan dulu untuk ruang kelas yang rusaknya sangat parah” Lanjut Bupati

Di tahun 2017 lalu, SDN 5 Sembungharjo ini pernah viral di media sosial. Pasalnya, seorang wali murid bernama Sundari mengunggah kondisi kelas tempat anaknya bersekolah di sekolah tersebut. Tak disangka, video tersebut tersebar luas dan mendapatkan reaksi dari berbagai elemen masyarakat. Tak terkecuali dengan Gubernur Jawa Tengah kala itu, sehingga Pemda dan Bupati Grobogan mendapat teguran keras.

Pengunggah Video Minta Maaf

Dalam peresmian empat kelas baru tersebut, terlihat Sundari, orang yang kali pertama mengupload video kondisi sekolah tersebut. Dalam kesempatan itu, Sundari meminta maaf kepada sang Bupati atas tindakannya saat pertama mengunggah video kondisi ruang kelas yang tidak layak tersebut.  Namun, ia menyatakan terima kasih dan ikut senang sekaligus lega karena ia dan orang tua murid lainnya sudah tidak perlu was-was lagi saat anak belajar di kelas.

“Terima kasih atas renovasi ruang kelasnya. Kami senang sekali. Saya juga minta maaf karena sayalah yang pertama mengunggah kondisi ruang kelas yang rusak ke media sosial dan sempat jadi viral dan mendapat tanggapan luas,” kata Sundari. (Hana)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru