oleh

Hoax! Berikut Klarifikasi Gus Didin Tentang Pencatutan Namanya

-POLITIK-937 views

Rapat Persiapan Penyambutan Salah Satu Cawapres

Ustad Sirajuddin atau yang akrab disapa Gus Didin, sangat menyayangkan ketika namanya dicatut dalam salinan pesan yang disebarkan melalui aplikasi percakapan di media sosial. Dalam pesan itu disebutkan ia ikut dalam rapat persiapan penyambutan kampanye salah satu Cawapres di Pondok Pesantren Al Maram, Desa Menduran, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Rabu (9/1/2019) malam. Pesan tersebut kemudian tersebar Kamis (10/1/2019).

 

Beberapa rekan serta sahabat Gus Didin langsung menanyakan kebenaran kabar tersebut. Gus Didin mempertegas bahwa dirinya tidak pernah ikut dalam rapat tersebut. Ia memberikan klarifikasinya pada Kamis malam di Kantor Banser Grobogan. Tepatnya di Desa Menduran, Kecamatan Brati.

 

“Ada beberapa teman menanyakan kebenaran kabar atas isi salinan pesan WA tersebut. Saya tegaskan, saya tidak pernah mengikuti rapat persiapan itu. Bahkan, saya juga tidak terlibat dan masuk dalam jajaran kepengurusan partai apapun,” katanya.

 

Di Kantor Banser Grobogan tersebut, Gus Didin mengadakan Refleksi dan Konsolidasi Ansor Banser. Seluruh kepala satuan koordinator dan sekitar 100 anggota Banser Kecamatan se Kabupaten Grobogan mengikuti kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut.

Klarifikasi Gus Didin

Sudah Diprediksi Tiga Bulan Lalu

 

Menurut Gus Didin, pergerakan politik dari pusat sudah diprediksi tiga bulan lalu. Adanya pencatutan namanya, pihaknya bergerak cepat untuk mencegah pergerakan sendiri yang dapat dilakukan anggota Banser di desa-desa.

 

“Ini membahayakan kalau sampai anggota Banser di desa-desa bergerak sendiri karena saat ini Banser dalam keadaan sangat solid. Sebab itu, kami bergerak cepat untuk mencegah anggota bergerak sendiri. Isu ini harus diredam supaya tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas di desa-desa” terangnya.

 

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq juga hadir dalam kegiatan ini. Didampingi dengan Kasat Intelkam Polres Grobogan AKP Antonius Wiyono, Kapolres mengatakan jelang Pemilu 2019 saat ini, banyak sekali berita-berita hoax. Berita-berita yang seperti ini kata dia, perlu adanya klarifikasi dan membutuhkan pembenaran.

 

“Banser sangat mengerti dan langsung memeriksa kebenaran isu-isu yang masuk di Grobogan ini. Kami sangat mengapresiasi langkah Banser yang berusaha menjaga Kamtibmas di kondisi seperti ini. Kami berharap, Banser terus membantu kinerja kepolisian dalam menjaga Kamtibmas,” tegasnya.

 

Meski namanya dicatut, Gus Didin memilih tidak membawa permasalahan ini ke ranah hukum. Ia memilih untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan (bertabayun) dengan mengklarifikasi kabar tersebut. Gus Didin menerangkan langkah ini diambilnya setelah mendapat saran dari para tokoh Nahdalatul Ulama (NU).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru