oleh

Jalur Kradenan-Dalen Diresmikan


Dapat Dilewati Dengan Tenang

Setelah menanti selama dua tahun, kini masyarakat Desa Dalen, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Pasalnya, akses jalur dari Kradenan menuju desa tersebut kini sudah selesai masa perbaikannya. Meski baru sepanjang 10, 452 km dari total 18,48 km. Namun, jalan tersebut sudah dapat dilalui. Bahkan, jalur menuju ke Waduk Nglangon yang berada di wilayah tersebut sudah terlayani.

Pembangunan jalur Kradenan-Dalen ini diperbaiki dengan anggara Rp 27, 1 Miliar. Selama dua tahun, tehitung dari 2016 hingga 2018, masa perbaikan jalur tersebut.

Selasa (29/1/2019), jalan baru tersebut diresmikan Bupati Grobogan, Sri Sumarni. Didampingi jajaran FKPD Grobogan serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Grobogan, Een Endarto, Bupati memotong pita sebagai tanda diresmikannya jalur tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Grobogan, Sri Sumarni mengungkapkan, perbaikan infrastruktur jalur Kradenan-Dalen ini secara langsung dapat meningkatkan roda perekonomian warga setempat.

“Pemerintah Kabupaten Grobogan berkomitmen meningkatkan dan melakukan percepatan pembangunan. Bahkan, dana alokasi yang diterima tidak terfokus pada infrastruktur saja. Peningkatan kualitas pendidikan serta pengentasan kemiskinan menjadi prioritas kami,” kata orang nomor satu di Kabupaten Grobogan tersebut.

Sri Sumarni juga menambahkan, sampai tahun 2018, semua jalan di Kabupaten Grobogan yang berkondisi baik sudah mencapai 72 persen. Ia menargetkan di akhir masa jabatannya dapat mencapai target yakni 84 persen. Tidak hanya fokus pada perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Grobogan saja. Namun, beragam penataan kota juga sudah dilakukannya.

“Capaian 72 persen ini kalau digelar panjangnya seperti jalur Purwodadi-Brebes. Kami berupaya untuk mempercantik perkotaan. Harapannya, Kabupaten Grobogan tidak tertinggal dengan daerah lain. Dan di akhir masa jabatan nanti, yaitu 2021, kami menargetkan 84 persen. Tetapi kami upayakan dapat mencapai 90 persen,” jelas mantan Ketua DPRD Grobogan itu.

Dalam kesempatan yang sama, Een Endarto menjelaskan, perbaikan jalan Kradenan-Dalen ini menggunakan sumber dana dari Bantuan Provinsi, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan pinjaman.

“Total seluruh anggaran yang dipergunakan dari tahun 2016 sampai 2018 yakni Rp 27,1 Miliar. Sementara, ruas jalan yang belum tertangani rencananya akan dialokasikan pada 2020. Di tahun 2019 tidak kami alokasikan, karena kami akan mengalihkannya untuk akses jalan yang lain,” pungkasnya. (Hana)

Komentar

Berita Terbaru