oleh

Laka Bus vs Truk, 1 Rumah Jadi Korban

Sebuah atap rumah milik warga di Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan, mengalami kerusakan pasca ditabrak bus Zentrum Madu Kismo K 1429 BF yang dikemudikan Belianton, warga Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Bus tersebut menabrak atap setelah sebelumnya ditabrak sebuah truk diesel bernopol S 8014 UR yang dikemudikan Ahmad Taufik (25) warga Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Insiden ini terjadi Selasa (29/1/2019) pukul 02.15 WIB.

Berdasarkan keterangan dari Unit Laka Lantas Polres Grobogan, kejadian ini bermula saat truk yang dikemudikan Taufik melaju dari arah timur (Purwodadi) menuju ke arah barat (Semarang) dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di Desa Ngeluk, ia mengemudikan laju kendaraannya terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur lawan. Saat bersamaan, muncul sebuah bus Zentrum Madu Kismo dengan kecepatan sedang. Karena jarak yang semakin dekat, akhirnya terjadi tabrakan kedua kendaraan tersebut.

Karena Kurangnya Konsentrasi

Insiden ini dibenarkan Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa melalui Kanit Laka Lantas Iptu Candra Bayu Septi. Dalam keterangannya, kecelakaan ini dipicu karena kurangnya konsentrasi sopir truk, Taufik.

“Kecelakaan ini diduga karena kurangnya konsentrasi sopir truk yakni Ahmad Taufik. Karena kurang konsentrasi ini, truk berjalan di jalur yang tidak semestinya yakni jalur lawan. Akhirnya kedua kendaraan tersebut bertabrakan,” kata Iptu Candra.

Kedua pengemudi dari masing-masing armada ini mendapatkan luka serius akibat kecelakaan ini. Keduanya kini sudah dirawat secara intensif di RSUD dr Soedjati Purwodadi.

Iptu Candra menjelaskan, sopir truk mengalami luka-luka di bagian frahtur tak beraturan pada kaki kanan dan kirinya. Sementara sopir bus mengalami luka curiga frahtur di tangan kiri serta bengkak pada kaki kanannya.

Adanya kecelakaan ini membuat Iptu Candra terus mengimbau kepada para pengemudi yang melintas di jalan wilayah Kabupaten Grobogan agar berhati-hati. Terutama konsentrasi dan perkiraan kecepatan dalam berkendara.

Komentar

Berita Terbaru