oleh

Lebih Modern! Pasar Wirosari Diresmikan

Telan Dana APBN 2018 Rp 5,7 Miliar.

Sebanyak 115 pedagang yang belum mendapatkan kios di Pasar Rakyat Wirosari rencananya akan dibangunkan kios di lahan belakang pasar. Hal ini menyusul selesainya renovasi Pasar Wirosari yang hanya dapat menampung 135 pedagang.

Dalam peresmian Pasar Rakyat Wirosari ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karsono, mengatakan, revitalisasi Pasar Wirosari ini dibangun dengan bantuan dana APBN Tahun 2018 senilai Rp 5,705 Miliar.

“Untuk kekurangannya, nanti akan kami bangunkan lapak sebab anggaran dari APBN tidak dapat menampung seluruhnya. Di belakang pasar masih ada lahan yang kosong. Itu bisa kami gunakan pembangunan kios untuk 115 pedagang,” jelas Karsono.

Program bantuan renovasi Pasar Wirosari ini serupa dengan program yang dilaksanakan di Pasar Tegowanu dan Pasar Grobogan. Yakni, perubahan bangunan pasar yang lama diubah menjadi lebih modern.

“Dengan begitu, kami berharap pendapatan pedagang setempat dapat meningkat dengan adanya pembangunan pasar yang lebih modern ini,” kata dia.

Peresmian Pasar Rakyat Wirosari ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Grobogan kepada perwakilan pedagang pasar. Selain itu, pihaknya juga memotong pita di pintu masuk pasar tersebut. Usai melakukan peresmian, Bupati berkesempatan mengunjungi pedagang. Ia mengajak pedagang berdialog bersama.

Para pedagang yang sudah mendapatkan kios di pasar tersebut menyatakan rasa senangnya dengan bangunan baru pasar tersebut. “Saya senang sudah mendapatkan kios di sini. Semoga pendapatan saya nantinya dapat meningkat. Dagangan saya juga bertambah laris,” ungkap Siswati, seorang pedagang.


Dalam sambutannya, Sri Sumarni menyatakan, pasar rakyat atau pasar tradisional ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah. “Selain focus pada sarana dan prasarana, pengembangan sistem kelola pasar rakyat juga harus ditingkatkan karena ini wujud bersama antara pemerintah dan para pedagang yang menempati faslitas tersebut Ini merupakan bentuk sinergi pemerintah dan pedagang,” katanya.

Berita Populer:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru