oleh

Mesum Di Dalam Kamar , 8 Pasangan Terjaring Razia

-HUKUM-525 views

Demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat, Polsek Purwodadi menggelar razia penyakit masyarakat, Selasa (8/1/2019). Operasi tersebut menyasar ke beberapa hotel melati di Kota Purwodadi yang kerap diindikasi sebagai tempat para pasangan tidak resmi melakukan perbuatan mesum. Selain itu, juga dilakukan operasi di sejumlah tempat kos yang ditenggarai banyak dipergunakan pasangan gelap untuk memadu kasih.

Dari operasi tersebut, petugas menemukan delapan pasangan tak resmi. Enam pasangan diantaranya diamankan dari sebuah hotel kelas melati di Kota Purwodadi. Satu pasangan lainnya ditemukan petugas di tempat kos yang berada di Jalan Cempaka dan satu pasangan lainnya ditemukan di tempat kos yang berada di sekitar Ganesha Purwodadi. Tidak hanya itu, petugas juga menemukan dua orang yang tidak mempunyai identitas sah. Total yang terjaring dalam razia tersebut yakni 18 orang.Mesum Di Dalam Kamar

Mereka yang terjaring operasi tersebut kemudian digelandang ke Kantor Polsek Purwodadi, Jalan Bhayangkara, Purwodadi. Di sana, kedelapan belas orang tersebut kemudian didata dan diminta membuat pernyataan bermeterai.

“Tadi kami melakukan razia penyakit masyarakat di beberapa tempat yakni di hotel dan di tempat-tempat kos. Dari operasi ini, kami mengamankan enam pasangan tidak resmi di hotel, dua pasangan lainnya di dua tempat kos yang berbeda, dan dua orang lainnya yang tidak membawa identitas diri. Seluruh pasangan tidak resmi yang terjaring razia ini kita data dan kita minta untuk membuat pernyataan bermeterai. Jika kedapatan melakukan perbuatan mesum dua kali, maka akan kami sidangkan,” tegas AKP Sugiyanto.

Mesum Di Dalam Kamar

AKP Sugiyanto juga menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi ini secara berkala. Terutama menjelang pemilihan umum dengan harapan akan membuat masyarakat merasa aman dan nyaman.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh pemilik kos untuk lebih selektif dalam menerima orang yang akan tinggal di tempat kosnya. Sebab, adanya operasi ini tidak lain dari laporan masyarakat yang resah terhadap adanya beberapa tempat yang dipergunakan pasangan tidak resmi untuk melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut. “Kita berterima kasih atas laporan masyarakat sehingga bisa melaksanakan tugas ini dengan baik,” pungkas AKP Sugiyanto.

Berita Populer:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru