oleh

Nekat Gelar Aksi Balap Liar Ditengah Kota, 9 Motor Tanpa Surat Diamankan

-LALULINTAS-126 views

Membuat Geram Masyarakat

Suara bising terdengar di telinga warga sekitar Jalan R. Soeprapto, Purwodadi, Minggu (13/1/2019) dinihari. Suara tersebut rupanya berasal dari knalpot “grong” milik para remaja yang ingin unjuk gigi dengan melakukan aksi balap liar. Aksi ini kemudian membuat geram masyarakat karena dianggap mengganggu kenyamanan mereka saat beristirahat malam.

 

Kerisauan warga ini akhirnya didengar Satlantas Polres Grobogan. Pada kesempatan itu juga, petugas melakukan operasi aksi balap liar. Dalam operasi yang dipimpin Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa ini, petugas berhasil mengamankan 9 unit motor yang tidak dilengkapi surat-surat berkendara.

 

“Aktivitas balap liar di jl. R Suprapto amat sangat mengganggu dan meresahkan warga,” ungkap AKP Panji, sapaan akrabnya.

Petugas amankan para pengendara yang terlibat aksi balap liar

Menurut suami dari Suci Istiana ini, aksi balap liar rata-rata dilakukan kalangan remaja usia sekolah. Tentu saja, aksi ini mengkhawatirkan para pengguna jalan.

 

“Saya takut kalau ditabrak atau disenggol karena balap liar ini,” kata Wahyu, warga Purwodadi.

 

Wahyu memilih menghentikan mobilnya di bahu jalan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkannya. Beruntung, di saat yang sama datang petugas gabungan Polres Grobogan untuk menindak aksi balap liar tersebut.

 

Beberapa pengendara motor yang merasa terlibat dalam aksi balap liar ini langsung tancap gas seketika saat tahu polisi datang ke lokasi mereka.

 

“Aksi mereka memang sangat meresahkan pengguna jalan yang lain. Para pembalap liar ini seakan-akan tidak jera. Padahal, sudah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah ini. Rata-rata kecelakaan  terjadi dan menimpa para pembalap liar dengan pengguna jalan lainnya,” tegas ayah tiga orang putra tersebut.

 

Selain mengamankan sembilan unit motor yang tidak punya kelengkapan surat berkendara, petugas juga meminta para pemuda pemudi yang nongkrong di kawasan tersebut untuk segera membubarkan diri.

“Adanya pemuda-pemudi usia tanggung di tengah malam menurut kami cukup rawan. Sebab bisa saja mereka menjadi sasaran tindak kejahatan,” tambah pria asal Magetan ini.

 

AKP Panji menjelaskan, pemberantasan terhadap aksi balap liar menjadi salah satu tugas prioritas. Di samping mengganggu ketenangan masyarakat, balap liar juga mengancam keselamatan pelaku dan pengguna jalan lainnya.

 

“Kami dari Kepolisian akan terus menggelar Giat serupa agar kondisi masyarakat menjadi kondusif. Selain itu, kami juga ingin memberikan rasa aman dan tenteram kepada warga, ” tutup AKP Panji.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru