oleh

Sosialisasi Ciri-ciri BPKB Asli dan Palsu Dari Kepolisian

Para anggota polisi dari Satlantas Polres Grobogan mengadakan sosialisasi di hadapan para pegawai Bank BKK se Kabupaten Grobogan. Sosialisasi tersebut yakni pendeteksian Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan palsu. Dimana, BPKB merupakan agunan yang kerap dipergunakan masyarakat untuk meminjam uang di bank tersebut.

Bertempat di Hotel 21 Purwodadi, seluruh pegawai bank menyimak paparan yang disampaikan narasumber. Terutama cara membedakan BPKB yang asli dan palsu

Direktur Utama Bank BKK, Koesnanto, mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Meskipun di bank yang dipimpinnya tersebut belum pernah mengalami penipuan serupa yang terjadi di beberapa KSP di Purwodadi beberapa waktu lalu. Namun, adanya latihan ini, kata dia, dipergunakan sebagai tahapan preventif untuk mengantisipasi adanya BPKB palsu yang dipergunakan sebagai agunan.

“Pelatihan ini diarahkan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penipuan agunan yang menggunakan BPKB,” ujar Koesnanto.

Seperti yang diberitakan grobogannews.com sebelumnya, di akhir tahun 2018, Sat Reskrim Polres Grobogan berhasil membekuk empat orang yang terlibat sebagai sindikat pemalsu BPKB. Keempatnya ditangkap setelah mendapatkan laporan dari beberapa Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang berada di Kota Purwodadi. Tiga tersangka berasal dari Kabupaten Rembang. Sementara, satu orang merupakan perempuan yang berasal dari Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan.

Dengan adanya sosialisasi ini, pihak-pihak terkait khususnya perbankan yang mempunyai program kredit dengan agunan BPKB dapat terhindar dari kejahatan penipuan yang dilakukan masyarakat tidak bertanggung jawab. Di samping itu, upaya sosialisasi tersebut akan terus dilakukan Satlantas Polres Grobogan. Hal tersebut seperti yang disampaikan Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa.

“Nantinya, kami akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai cara mendeteksi keaslian BPKB agar masyarakat dan perbankan tidak dirugikan,” tutur pria asal Magetan, Jawa Timur ini.

Peyebaran BPKB palsu, kata dia, bisa saja dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Terutama pada penjualan mobil dan motor bekas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru