oleh

Spontanitas 30 Drummer Untuk Korban Tsunami

30 drummer tergabung dikomunitas “Pak De Pur”

Sebanyak 30 pemain drum yang tergabung dalam Paguyuban Drummer Purwodadi (Pak De Pur) menyuguhkan aksi mereka bermain drum serentak di area car free day, Jalan R. Suprapto, Purwodadi. Tepatnya di depan LP Purwodadi, Minggu (21/1/2019) kemarin.

Aksi mereka membuat antusias para pengunjung CFD yang berlalu lalang di jalan tersebut. Langkah mereka terhenti setelah mendengar irama lagu-lagu milik Seventeen yang dimainkan para drummer tersebut. Mereka pun menyisihkan sebagian uangnya dan dimasukkan ke dalam kotak donasi yang diletakkan di depan para drummer ini.

Rupanya aksi ini bukan mengamen atau bentuk hiburan saja melainkan untuk kegiatan sosial. Yakni, membantu para korban tsunami yang terjadi di Serang, Banten dan Lampung Selatan, Provinsi Lampung beberapa waktu lalu.

30 Drummer Untuk Korban Tsunami

Selain lagu-lagu milik Seventeen, beragam lagu juga dimainkan mereka dibantu dengan grup band D’Sky, yakni grup band lokal dari Purwodadi. Selain dilakukan secara bersamaan, para personil drum ini juga memainkannya dengan solo alias tunggal. 

Tampak dari para personil tersebut yakni Zulkifli M Fahmi. Wartawan dari surat kabar ternama tersebut memang memiliki kompetensi di bidang musik. Khususnya drum. Ia ikut unjuk gigi dalam kegiatan ini.

“Hari ini saya bersama teman-teman ikut menyemarakkan kegiatan penggalangan dana untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Lampung dan Banten. Kami berharap dengan aksi yang kami lakukan ini sedikit banyak bisa mengurangi beban mereka,” ujar Zul, sapaan akrabnya.

Pak De Pur sendiri merupakan komunitas pemain drum yang mayoritas berasal dari Kabupaten Grobogan. Komunitas ini bernaung dibawah Omah Seni Grobogan. Dalam kegiatan ini, sekretaris Omah Seni Grobogan, Ahmad Rifai, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan secara spontanitas.

“Inisiatifnya dari teman-teman. Kami berkumpul untuk mengadakan penggalangan ini. Hasil donasi ini nantinya akan kami salurkan kepada pihak-pihak yang menampung bantuan sosial ini, seperti PMI maupun Dinas Sosial,” kata Rifai, sapaan akrabnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya tidak akan mengambil keuntungan sepeserpun dari kegiatan penggalangan dana ini.  Keseluruhan dana hasil penggalangan tersebut akan langsung didonasikan ke instansi terkait seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Komentar

Berita Terbaru