oleh

Stop Pergaulan Bebas!

-PENDIDIKAN-168 views

Aksi Cegah Pergaulan Bebas Dikalangan Remaja

Bertempat di Gedung PGRI Grobogan, dr Muhammad Irsam, SpOG memaparkan bahwa agama merupakan pilar dari pendidikan reproduksi. Dengan agama, para remaja yang punya pondasi kuat tersebut akan tercegah dari pergaulan bebas.

“Pilar dari pendidikan reproduksi adalah agama. Kalau para remaja yang memiliki pondasi agama yang kuat, maka remaja tidak akan melakukan pergaulan bebas,” jelas dr Irsam, yang dikenal sebagai dokter spesialis kandungan dan kebidanan di Semarang ini.

Stop Pergaulan Bebas remaja
Stop Pergaulan Bebas remaja

Pernyataan dokter yang berdinas di RSUD Tugurejo ini disebutkan dalam Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja yang diprakasai aktivis perempuan, Chairina Ulfa, Minggu (20/1/2019) siang. Dalam kesempatan itu, dr Irsam mengemukakan, para remaja saat ini membutuhkan informasi yang benar mengenai pengetahuan tentang reproduksi.

Dengan informasi yang benar, kata dia, maka remaja tidak akan terjerumus dalam pergaulan bebas. Para remaja juga akan mempunyai sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses produksi tersebut.

Di ikuti 600 Remaja se-Kabupaten Grobogan

Sementara itu, Chairina Ulfa mengungkapkan, pihaknya menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk keprihatinannya atas tingginya angka kehamilan di luar nikah. Tingginya angka kehamilan di luar nikah ini banyak terjadi pada usia remaja. Dengan seminar ini, dia berharap para remaja tidak sampai terjerumus dalam pergaulan bebas.

“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai wujud keprihatinan terhadap tingginya angka kehamilan di luar nikah yang lebih banyak terjadi di kalangan remaja. Dengan adanya seminar ini, kami berharap jangan sampai para remaja kita terjerumus pada pergaulan bebas. Sebab hal ini dapat merugikan diri sendiri. Masa depan mereka juga masih sangat panjang. Jadi, para remaja ini harus diselamatkan,” papar Chairina, sapaan akrabnya.

Sekitar 600 remaja dari seluruh wilayah Kabupaten Grobogan tampak serius mendengarkan materi yang disampaikan para narasumber. Mereka mengerti betul bahaya dari pergaulan bebas yang mungkin akan terjadi. “Saya jadi memahami banyak hal dari seminar ini. Terutama kehamilan di luar nikah. Karena itu, saya akan tetap menjaga apa yang saya miliki ini sampai saya menikah nanti,” kata Putri, salah satu peserta.

Berita Populer:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru