oleh

Suka Mencuri Motor Petani, Akhirnya Dibekuk Polisi

-HUKUM-1.175 views

Meresahkan Petani Disawah

Peringatan bagi para petani agar tetap mengawasi kendaraannya saat meninggalkannya di sawah. Hal ini sangat diperlukan untuk menghindari adanya pencuri motor yang mungkin akan mengambil kendaraan Anda. Seperti yang terjadi di sebuah desa di Kecamatan Penawangan, Rabu (23/1/2019) sore kemarin.

Para petani yang tengah bekerja di sawah dikejutkan adanya orang asing yang tengah menyasar sebuah sepeda motor yang terparkir di pinggir sawah. Curiga datangnya orang asing, seorang warga langsung melaporkannya ke Polsek Penawangan. Dalam waktu singkat, aparat Satreskrim Polsek Penawangan langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Tersangka diketahui berinisial WEP (20), warga Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Di hadapan penyidik, tersangka mengakui perbuatannya. Ia juga telah mengaku melakukan pencurian sebanyak tiga kali di lokasi yang berbeda. Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Penawangan AKP Wakijo.

“Benar telah terjadi penangkapan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor). Pelaku berhasil kita amankan Rabu sore kemarin. Pelaku merupakan spesialis pencuri sepeda motor yang diparkir di pinggir-pinggir sawah. Dimana, sepeda motor tersebut ditinggal pemiliknya ke sawah. Modusnya naik sepeda motor keliling di area persawahan.

Tiga Kali di Lokasi Yang Berbeda

Saat melihat sepeda motor diparkir di pinggir sawah dan di pinggir jalan, serta pemiliknya tidak ada, kemudian dia melihat lingkungan sekitar sekira aman, motor langsung dibawa kabur. Dari pengakuan tersangka, ia sudah melakukan perbuatan tersebut tiga kali di lokasi yang berbeda ,” ujar Kapolsek Penawangan AKP Wakijo, Rabu (23/1/2019).

Dari tiga lokasi tersebut dua diantara dilakukan di Kabupaten Grobogan yakni di kawasan persawahan Tawangharjo dan Penawangan. Satu lokasi yakni di Semarang. Di Semarang, pelaku gagal mencuri lantaran ketahuan pemiliknya. Sementara di Tawangharjo, ia berhasil mencuri sebuah sepeda motor milik petani yang diparkir di pinggir sawah. Pencurian terakhir dilakukan di Penawangan dan aksinya ini berhasil digagalkan petugas.

“Tersangka berkeliling dengan sepeda motor curiannya di Tawangharjo beberapa waktu lalu. Pelaku juga mengakui akan menjual motor curiannya di Semarang dan kemudian dibelikan tiket menuju ke Jakarta untuk bekerja sebagai tukang bangunan,” papar AKP Wakijo. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KHUP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru