oleh

Icip-Icip Menu Hotel Kyriad Di Kantor BPS Grobogan

-WISATA-177 views

Setelah melakukan kunjungan ke PT Pungkook Grobogan, Hotel Kyriad Grandmaster Purwodadi kembali melaksanakan kegiatan melaksanakan program “icip-icip masakan Grobogan” di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Grobogan. Di sana, para juru masak memasak untuk para pegawai sebanyak 8 menu makanan, diantaranya nasi goreng naga, steamboat ala Kyriad Grandmaster Hotel, tahu garam pedas dan sejumlah masakan lainnya.

Dari menu masakan tersebut satu diantaranya merupakan menu makanan unggulan, yakni nasi goreng naga. Dimana, nasi goreng ini berbeda dengan nasi goreng biasanya. Perbedaan yang menonjol yakni nasi tersebut berwarna ungu dan mempunyai aroma wangi saat disajikan.

Selain itu juga ada masakan berupa steamboat. Masakan ini penyajiannya seperti makanan Jepang. Banyak bahan berupa sayuran, ikan laut, daging ayam, daging sapi, jamur, dan dapat disantap dengan menggunakan sambal kecap, saus sambal dan kecap manis. Semua bahan tersebut disajikan masih dalam kondisi mentah. Mereka dapat memakannya dengan cara memasak sendiri di atas panci yang sudah berisi dua kuah, yakni kuah kaldu dan kuah tom yam.

Tanpa Bahan Pengawet

Para juru masak ini didampingi Lina, manajer penjualan dan pemasaran Kyriad Grandmaster Hotel Purwodadi. Ia menjelaskan, tujuan dari kedatangannya ke BPS ini untuk mengetahu sejauh mana kualitas dari menu yang menjadi andalan hotel ini. Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan seluruh masakan tersebut dibuat dari bahan-bahan alami yang dimasak tanpa bahan pengawet.

Lina, manajer penjualan dan pemasaran mengungkapkan, program ini sengaja dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kualitas dari menu yang menjadi andalan di hotel yang berlokasi di Jalan Gajahmada, Purwodadi ini. Tidak hanya itu, ia memaparkan langsung bahwa seluruh masakan yang disajikan ini tidak mengandung bahan pengawet.

“Kami ingin mendengarkan komentar masyarakat maupun rekanan yang telah bekerja sama selama ini. Dari situ, kami dapat mengetahui kualitas dari menu makanan kami ini. Semua komentar yang diberikan nantinya akan kami tamping sebagai bahan evaluasi. Semua menu yang kami sajikan ini tidak menggunakan pewarna buatan maupun pengawet. Seluruhnya kami gunakan bahan-bahan yang alami agar memberi cita rasa yang asli dan mengajak masyarakat hidup sehat,” katanya.

Melalui program ini, lanjut dia, seluruh masukan dan komentar dari para pegawai BPS menjadi bahan evaluasi. Termasuk usulan untuk membuat menu baru atau masukan yang memberikan inspirasi agar lebih inovatif lagi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru