oleh

Masyarakat Grobogan Kembali Turun Ke Jalan!

Ribuan masyarakat berkumpul di Alun-alun Purwodadi, Kamis (14/2/2019). Mereka menamakan diri dari Aliansi Masyarakat Grobogan Anti Hoax (AMGAH) untuk kembali turun ke jalan. Aksi tersebut merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya yang dilakukan Jumat (18/1/2019) lalu. Dimana, mereka kembali menuntut permintaan maaf secara resmi atas komentar pasangan capres nomor urut dua. Dimana, pernyataan tersebut yang diucapkan pada saat pidato kebangsaan, membuat masyarakat Kabupaten Grobogan merasa terhina.

Dalam aksi ini, mereka mengadakan longmarch dengan mengendarai sepeda motor dan menempuh rute dari tempat berkumpulnya yakni Alun-alun Purwodadi berakhir di bundaran Tugu Tani, jalan Gajahmada Purwodadi.

Bertindak sebagai koordinator dalam kegiatan ini yaitu Sugiyanto. Giyanto, sapaan akrabnya, mengatakan, aksi ini merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya. Dalam aksi tersebut, warga masyarakat Kabupaten Grobogan menuntut Prabowo melakukan permintaan maaf secara resmi. Namun, tuntutan tersebut belum dipenuhi pihak Prabowo.

“Orang tersebut belum meminta maaf secara resmi terhadap warga masyarakat Kabupaten Grobogan. Karena itu, hari ini kami kembali turun ke jalan untuk memohon kepada mereka agar meminta maaf kepada warga Kabupaten Grobogan,” jelas Giyanto.

Giyanto sendiri mengaku tidak tahu jika aksi damai yang dikoordinatorinya tersebut bertepatan dengan kedatangan Prabowo berkampanye di kabupaten penyangga pangan nasional kedua tersebut. Sebab, ia sudah merencanakannya sejak lama.

“Sebenarnya aksi ini sudah kami rencanakan sejak lama. Tapi karena bertepatan ya tetap kami laksanakan. Kami tidak tahu kalau dia datang ke sini. Namun, kalau memang benar yang bersangkutan datang ke sini, alangkah baiknya melakukan permintaan maaf secara resmi di depan masyarakat Kabupaten Grobogan,” kata Giyanto.

Untuk menghindari adanya gesekan antara pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut dua, aksi demo ini disekat pihak kepolisian di bundaran Tugu Tani. Di tempat inilah, kelompok massa dari AMGAH melakukan orasi tersebut.

Selain masyarakat AMGAH, aksi damai juga dilakukan Banser Ansor. Aksi ini juga dilakukan dengan longmarch dari Taman Kota menuju Kyriad Grandmaster Hotel, tempat Prabowo bertemu dengan pendukungnya. Namun, mereka juga disekat pihak Polres Grobogan di depan SMPN 3 Purwodadi yang letaknya tidak jauh dengan hotel tersebut.

Di sana mereka melakukan orasi menuntut Capres dan Cawapres nomor urut kedua ini meminta maaf karena dianggap telah melecehkan kiai-kiai.

 ‘’Kami turun ke jalan untuk membela kiai-kiai. Jangan sampai, dihina dan difitnah,” kata Wakil Ketua Satuan Koordinator Rayon Banser Purwodadi Edi Purwanto.

Komentar

Berita Terbaru