oleh

Menikah Ditahanan Mapolres Grobogan

-HUKUM-155 views

Cinta tidak mengenal keadaan. Hal itulah terjadi pada pasangan Asep Farid dan Fitri. Meski keadaan Asep tengah menjalani proses hukuman di tahanan Mapolres Grobogan. Namun, keadaan itu tidak menghambat jalinan cinta mereka bersatu sampai ke pernikahan.

“Saya terima nikah dan kawinnya Fitri dengan mas kawin uang tunai seratus ribu rupiah dibayar tunai,” kata Asep Farid, saat mengucapkan ijab kabul diakhiri dengan pernyataan sah dari wali saksi dan wali nikah.

Asep menikahi perempuan asal Sukolilo, Kabupaten Pati dengan prosesi akad nikah yang berlangsung sederhana. Berbalutkan setelan jas yang dikenakan Asep dan kebaya nuansa putih yang dipakai Fitri, pernikahan ini berlangsung sakral.

Kesakralan pernikahan ini ditambah dengan tangis haru dari para tamu undangan yang merupakan keluarga dari kedua mempelai tersebut. Mereka menitikkan air mata usai mendengar keabsahan pernikahan mereka.

Asep saat ini berstatus tahanan di Mapolres Grobogan. Pria asal Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan ini terpaksa mendekam di sel tahanan akibat tersandung kasus perjudian beberapa waktu lalu. Ia diringkus jajaran Reskrim Polres Grobogan dan berkas pemeriksaan kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Grobogan. Hal tersebut seperti dilontarkan Kasat Tahti Polres Grobogan, Iptu Pardi.

“Dengan adanya pernikahan berstatus tersangka ini, kami berharap pernikahan dengan status ini hanya satu kali saja di Mapolres Grobogan,” kata Iptu Pardi.

Meski dinyatakan sah sebagai suami istri, kedua insan ini terpaksa menunda keinginannya menikmati malam pertama. Pasalnya, Asep harus melanjutkan aktivitasnya sebagai tahanan sampai masa hukumannya selesai.

“Selesai akad nikah, mempelai pria kembali ke ruang tahanan untuk melakukan rutinitas seperti sebelumnya yakni menjadi tahanan di Mapolres Grobogan. Dia terpaksa menikmati nuansa pengantin baru sendiri di sel tahanan,” tambah Iptu Pardi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru