oleh

SIM Golongan D, Untuk Siapa?

-LALULINTAS-196 views

Diperuntukan Untuk Kaum Difabel

Penyandang disabilitas mendapatkan perlakuan yang sama seperti orang-orang normal pada umumnya. Terutama dalam hak menerima Surat Ijin Mengemudi. Hanya saja, SIM yang diterima oleh kaum ini masuk dalam SIM golongan D.

Hal itu membuat para kaum difabel beramai-ramai mendatangi Kantor Satpas SIM di Jalan Bhayangkara Purwodadi, Selasa (19/2/2019). Kedatangan mereka diterima Kanit Regident Polres Grobogan, Iptu Affandi. Kepada pria asal Temanggung ini, 29 orang penyandang disabilitas tersebut mengajukan permohonan SIM golongan D.

Oleh Iptu Affandi, mereka diarahkan untuk mengisi formulir pendaftaran SIM baru. Setelah terisi, mereka kemudian diminta mengikuti tes kesehatan dan tes praktek menaiki kendaraan bermotor. Dalam tes praktek, para pemohon yang pada saat membawa motornya ambruk, mereka diminta mengembalikannya ke posisi semula.

“Mereka sudah menjalankan uji SIM, baik dari segi tes kesehatan dan tes kendaraan. Kita juga melakukan tes uji menggunakan sepeda motor. Ketika sepeda motor mereka ambruk, kita minta mereka mengembalikan sepeda motornya ke posisi semula. Selain itu, kita juga memeriksa kelayakan dan kelengkapan sepeda motor mereka. Hasilnya, dari 29 orang pemohon, ada enam yang lolos,” ujar Iptu Affandi.

Affandi, sapaan akrabnya, mengatakan proses kepengurusan SIM bagi kaum difabel tersebut tidak jauh berbeda dengan pemohon lainnya. Untuk mengurus SIM ini, mereka membutuhkan waktu paling lama 60 menit. Dimulai dari pendaftaran sampai penyerahan kartu SIM tersebut kepada pemohon.

Ayah dua anak ini juga menjelaskan, pelayanan SIM golongan D ini dibuka setiap hari. Pihaknya juga menggandeng dua komunitas difabel yang ada di Kabupaten Grobogan. Ia berharap para penyandang difabel yang akan mengurus SIM D ini dapat dilakukan langsung di Kantor Satpas SIM Satlantas Polres Grobogan.

“Bisa setiap hari. Silahkan bagi yang urus SIM kami layani setiap hari,” jelas ayah dua anak ini.

Ia juga memaparkan, pihaknya tidak ingin mendapatkan anggapan diskriminasi dari pemohon sim lainnya. Sebab, Satpas SIM Satlantas Polres Grobogan telah berkomitmen melayani siapapun yang ingin mengurus SIM tersebut asalkan syaratnya dapat terpenuhi.

“Silahkan, kita tidak ingin ada anggapan diskriminasi selama masyarakat menggunakan jalan dan aturannya dilaksanakan ,” jelas dia.

Komentar

Berita Terbaru