oleh

Sosialisasi Pemilu “Relasi” KPUD Grobogan

-POLITIK-114 views

Sosialisasi Pemilu Bagi Seluruh Warga

Sebanyak 10 pekerja malam yang mayoritas merupakan pemandu lagu di dua café dan karaoke yang berlokasi di Kota Purwodadi terlihat aktif dalam tanya jawab dengan petugas relawan demokrasi (Relasi) KPUD Grobogan, Rabu (6/2/2019). Dimana, pada sosialisasi itu, mereka menjadi tata cara pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

Dikatakan Eko Agung, petugas penyuluh dari basis marginal mengungkapkan, para pemandu lagu ini mayoritas berasal dari luar Purwodadi. Namun, mereka berkeinginan untuk mengeluarkan hak pilihnya di Kota Purwodadi. Karena itu, Eko tidak hanya memberikan sosialisasi lima surat suara yang dicontohkan dalam spacement surat suara saja. Ia juga menjelaskan tata cara mengenai prosedur pemilih dari luar yang akan mencoblos di TPS yang dekat dengan tempat domisilinya. paham denganPara pekerja yang kerap melakukan aktivitasnya di pusat-pusat hiburan malam juga berhak mengeluarkan hak pilihnya dalam Pemilu Serentak 2019.

“Intinya, pada tanggal 17 April 2019 nanti kita semua harus mencoblos ke TPS. Jangan sampai golput. Satu suara Anda akan menentukan masa depan bangsa dan negara kita,” imbau Eko.

Sosialisasi Pemilu
Para pemandu lagu ini sedang serius mengikuti sosialisasi tersebut

Dikatakan Eko, pelaksanaan kegiatan sosialisasi di tempat hiburan malam ini merupakan bagian dari program Tim Relasi Basis Marginal. Dimana, tujuan dari kegiatan membantu KPUD Grobogan agar target kehadiran pemilih di TPS sebesar 77,5 persen dapat tercapai. Di samping itu, timnya juga berharap adanya sosialisasi ini angka golput dapat ditekan dan mereka yang terpinggirkan juga berhak mengeluarkan hak suaranya dalam pesta demokrasi tersebut.

“Tadi saya sudah mensosialisasikan kepada mereka agar ikut berpartisipasi dalam pemilu tanggal 17 April 2019. Jangan sampai ada yang golput. Kemudian, untuk para pemandu lagu yang sudah punya KTP tetapi berasal dari luar daerah dan ingin mencoblos di Purwodadi, saya jelaskan agar mereka tidak perlu khawatir karena mereka akan dapat mencoblos di TPS terdekat dengan membawa KTP elektronik dan surat pengantar dari KPU yang berada di tempat domisilinya saat ini,” ungkapnya.

Hal ini dibenarkan anggota komisioner KPU Divisi Pendidikan, Sosialisasi, Parmas dan SDM KPUD Grobogan, Ngatiman. Saat ditemui di kantor KPU Grobogan, pihaknya mengatakan para PL dari luar daerah dapat ikut berpartisipasi dalam pemilu ini dengan catatan melakukan laporan kepada KPU/KIP Kabupaten/Kota Tujuan.

“Sesuai dengan ketentuan bahwa pemilih yang berhak menggunakan hak pilihya dalam Pemilu 2019 ini adalah pemilih yng terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) sesuai dengan alamat yang tercantum dalam KTP elektronik. Kemudian ada DPTb (Daftar Pemilih Tambahan), dan terakhir DPK bagi yang memiliki KTP el tetapi belum terdaftar sebagai DPT dan DPTb. Untuk para PL ini, mereka dapat melakukan laporan ke KPU/KIP untuk mendapatkan formulir model A.5 KPU paling lambat satu bulan sebelum hari pemungutan suara. Dengan menunjukkan KTP el atau surat keterangan,” papar pria yang akrab disapa Lik Man ini. (Hana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru