oleh

Ungkap Pelaku Curanmor, Satlantas Dapat Penghargaan

Usaha dan kerja keras dua orang anggota Satlantas Polres Grobogan menuai keberhasilan. Kedua anggota tersebut yakni Kanit Turjawali Iptu Joko Susilo dan Brigadir Dedit Avo Kurniawan. Mereka mendapatkan penghargaan atas prestasinya dalam mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat melakukan razia di leter S, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Senin (4/2/2019) lalu.

Penghargaan tersebut diserahkan Kapolres AKBP Choiron El Atiq melalui Wakil Kapolres Kompol Dwi Hendro bertepatan dengan upacara Hari Kesadaran Nasional, Senin (19/2/2019). Dalam sambutannya, Kompol Dwi Hendro mengatakan, reward yang diberikan ini merupakan salah satu alat untuk meningkatkan motivasi para pegawai. Di samping itu, reward ini juga diberikan dengan tujuan supaya anggotanya menjadi giat lagi dalam berusaha untuk memperbaiki atau meningkatkan prestasi yang telah dicapainya tersebut.

Dalam sambutannya, Kompol Dwi Hendro mengucapkan terima kasih kepada Iptu Joko Susilo dan Brigadir Dedit Avo Kurniawan. Kepada kedua anggotanya ini, Kompol Dwi meminta agar terus melakukan upaya peningkatan kinerja, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Pihaknya juga berharap, dengan prestasi yang diraihya tersebut dapat dijadikan motivasi bagi personil lain.

“Tunjukkan prestasimu ketika melakukan tugas kepolisian dalam melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat di Kabupaten Grobogan. Jangan berpuas diri dan jadikanlah pemberian reward sebagai pemicu untuk lebih giat lagi dalam melaksanakan tugas dengan baik,” imbau Kompol Dwi Hendro.

Sementara itu, Iptu Joko Susilo menceritakan kronologi penangkapan pelaku curanmor tersebut kepada para wartawan. Dijelaskannya, penangkapan pelaku tersebut berawal dari kegiatan razia yang dilakukan Satlantas Polres Grobogan di jalan Raya Purwodadi-Solo, tepatnya di letter S, Kecamatan Toroh, Senin (4/2/2019) lalu. Pada saat itu, ia dan anggotanya melihat gerak gerik mencurigakan dari seorang pengendara.

“Saat itu, si pengendara berjalan dari Purwodadi menuju ke Solo. Saat mengetahui adanya razia, ia berusaha untuk berbalik arah. Berawal dari kecurigaan tersebut, anggota kami langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan pengendara tersebut,” jelas Iptu Joko.

Usai diberhentikan, kepada petugas, pengendara tersebut mengaku tidak mempunyai tanda pengenal. Petugas pun langsung melakukan penggeledahan. Dalam penggeledahan tersebut, petugas mendapati adanya dua STNK dan kunci letter T. Kemudian, pelaku dilimpahkan ke pihak Sat Reskrim untuk pengembangan lebih lanjut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru