oleh

Ketiduran Dicucian Motor, Uang Rp 49Jt Nyaris Raib!

-HUKUM-1.288 views

Nasib malang nyaris saja dialami oleh Hadi Sutejo, warga Desa Tungu Kecamatan Godong. Pasalnya, motor matik warna magenta hitam dengan nopol K 6403 AQF berhasil dibawa pencuri saat sedang mengantri di sebuah tempat cuci motor di Desa Saban, Kecamatan Gubug, Sabtu (6/4).


Kejadian ini bermula saat korban mengendarai sepeda motor tersebut usai menebas padi di Desa Ngroto, Kecamatan Gubug. Di dalam jok motor, korban menyimpan uang senilai Rp 49 juta. Sesampainya di Desa Saban, korban berniat mencucikan sepeda motornya di tempat cucian motor milik Muchlisin.


Dengan kunci yang masih terpasang di stop kontak, korban mengantrikan sepeda motornya untuk dicucikan kemudian duduk di bangku. Karena kecapekan, korban akhirnya tertidur.


Dua jam kemudian, korban bangun dari tidurnya. Namun, ia panik ketika melihat motornya sudah tidak ada di tempat. Korban mencoba menanyakan kepada Muchlisin namun tidak mendapatkan hasil sebab pemilik tidak tahu menahu keberadaan motor korban.


Muchilisin berinisiatif membantu korban mencarikan sepeda motornya. Keduanya berkeliling mencari sepeda motor yang dimaksud. Di tengah jalan, mereka bertemu dengan Warji (64) warga Desa Mlilir. Warji menawarkan diri ikut mencari sepeda motor korban.

Motor Ditinggalkan Pelaku


Sesampainya di sebuah warung di dekat pintu air Desa Mlilir, korban menemukan sepeda motor yang sesuai dengan ciri-cirinya. Korban langsung membuka jok motor dan tidak menemukan uang tunai yang disimpannya di dalam jok tersebut. Mengetahui kehilangan uang puluhan juta, korban langsung melaporkan ke Polsek Gubug.


Laporan tersebut diteruskan kepada pihak Reskrim Polres Grobogan dan dilanjutkan dengan penyelidikan. Setelah diselidiki, polisi mengarahkan pelaku bernama Warji, yang sempat membantu korban mencari sepeda motornya. Hal tersebut terlihat gerak-gerik mencurigakan pada tubuh Warji. Ternyata setelah diselidiki, polisi menemukan uang tunai sejumlah Rp 26 juta.


“Saat korban ketiduran, motornya saya ambil. Sampai di Mintreng, saya menyuruh teman saya mengambil motor punya saya. Kemudian saya bagi uang yang di jok motor korban dengan teman saya tadi. Saya dapat bagian Rp 26 juta sementara teman saya Rp 23 juta. Belum sempat saya gunakan, malah sudah tertangkap,” ucap Warji saat gelar perkara di Sat Reskrim Polres Grobogan, Kamis (11/4).


Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq membenarkan adanya kasus ini. Saat ini pihaknya sudah mengantongi pelaku yang masih buron berinisial S.


“Pelaku kami kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun. Saat ini kami tengah mengejar satu pelaku lain yang masih buron. Identitasnya sudah kami kantongi,” jelas Kapolres.

Komentar

Berita Terbaru