oleh

Ternyata Warga Nglobar

-LAIN-LAIN-264 views

Penemuan Jasad Dibendungan Klambu

Minggu (7/4) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, warga Desa Penganten, Kecamatan Klambu digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di tengah bendung Klambu dalam posisi tersangkut diantara sampah-sampah. Jasad yang diperkirakan sudah empat hari berada di dalam air ini sempat tidak dikenali warga setempat.


Kabar penemuan mayat tidak dikenal ini kemudian mencuat di media sosial. Upaya polisi yang menangani kasus tersebut akhirnya berhasil. Identitas korban terungkap pascakedatangan tiga orang laki-laki yang mengaku sebagai kerabat korban di RSUD dr Soedjati Purwodadadi.


Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agus. Menurut dia, identitas korban berhasil diketahui setelah adanya keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarga mereka.


“Tadi ada tiga orang yang mengaku sebagai keluarga kandung korban, yaitu Agus (30), Moh Misbaul (21) dan Sobirik (49) mendatangi RSUD dr Soedjati Purwodadi.

Mereka datang untuk mengecek kebenaran apakah yang bersangkutan memang orang yang selama ini mereka cari sebab mereka melihat dari jejak media sosial bahwa ciri-ciri korban mirip dan ternyata memang benar, mayat yang terapung pagi tadi adalah anggota keluarga mereka,” ucap AKP Agus.


“Informasi yang kami peroleh dari pihak keluarga kalau korban ini sudah lama mengidap gangguan jiwa. Kami belum dapat menyimpulkan secara detail penyebab kematian korban karena minimnya saksi di sekitar TKP. Perkiraannya, korban terpeleset dan tenggelam ke dalam bendung tersebut,” lanjut AKP Agus


Beberapa waktu sebelumnya, warga sekitar Bendung Klambu digegerkan dengan adanya jasad pria yang mengapung di atas air. Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Klambu diteruskan dengan pemeriksaan dan olah TKP yang dilakukan bersama Kanit Reskrim dan Tim Inafis Polres Grobogan.


Tidak menunggu lama, korban berhasil dievakuasi dan kemudian dibawa ke RSUD dr Soedjati untuk pemeriksaan visum. Jasad pria tersebut sempat tidak diketahui identitasnya.

Beruntung, ada tiga orang warga yang kehilangan keluarga datang ke rumah sakit untuk melakukan pencocokan. “Jasad korban sudah kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas AKP Agus.

Berita Populer:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru