oleh

Paket Sembako Gratis Untuk Warga Desa Teguhan

-SOSIAL-169 views

Operasi Pasar Oleh Pemkab Grobogan Menyambut Bulan Ramadhan

Sebagai kegiatan rutin tahunan pada bulan Ramadhan, Pemkab Grobogan menyelenggarakan pasar murah di 20 titik. Kegiatan ini ditujukan untuk menjual kebutuhan pokok masyarakat dengan harga murah.

Pasar murah ini kali pertama dibuka di Balai Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan, Selasa (7/5). Hadir dalam pembukaan pasar tersebut, Bupati Grobogan Sri Sumarni yang didampingi Asisten I Setda Muhammad Hidayat, Kepala Bagian Perekonomian Setda Pradana Setiawan, Kepala Dinkop UMKM Aditya Wahyu serta beberapa pejabat OPD lainnya juga Camat Grobogan Nur Nawanta.

Kehadiran Bupati disambut antusias warga masyarakat Desa Teguhan dan sekitarnya. Terlihat Bupati berada di tengah-tengah mereka dan menyapa warga yang sedang mengantre pembagian sembako gratis yang diberikan Pemkab Grobogan.

Pembagian sembako gratis ini disiapkan sebanyak 470 kupon yang dibagikan pemerintah desa setempat. Dari kupon tersebut, 435 paket sembako berasal dari Pemkab Grobogan dan 35 lainnya merupakan paket sembako yang disiapkan PKK Kabupaten Grobogan.

Dalam sambutannya, Bupati Grobogan Sri Sumarni menjelaskan, penyelenggaraan pasar murah tahun ini dinilai sudah ada kemajuan. Meski demikian, pihaknya menilai pengusaha dan UMKM yang terlibat juga harus diperbanyak jumlahnya. Tujuannya, agar mereka dapat lebih meramaikan suasana dan masyarakat dapat berbelanja barang dengan harga yang lebih murah.

“Banyak sisi positif dan mengena untuk masyarakat dari penyelenggaraan pasar murah ini. Karena itu, program ini perlu dilanjutkan setiap tahunnya,” ujar Sri Sumarni.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian, Pradana Setiawan mengungkapkan, kegiatan pasar murah ini, bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu khususnya yang tinggal di sekitar lokasi pasar murah tersebut. Selain itu, penyelenggaraan pasar murah ini juga ditujukan untuk mengantisipasi sekaligus menyeimbangkan lonjakan atau kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat yang biasa terjadi pada bulan Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri.

“Tujuan penyelenggaraan pasar murah ini juga dimaksudkan untuk membantu masyarakat kurang mampu. Serta yang mempunyai daya beli rendah terhadap pemenuhan kebutuhan pokok,” ujar pria yang akrab dipanggil Danis ini.


Selama 12 Hari di 19 Kecamatan

Tidak hanya memberikan sembako gratis, terdapat juga stand lain juga menjual aneka kebutuhan masyarakat dengan harga murah. Seperti yang dilaksanakan OPD, instansi, organisasi, dan pelaku UMKM di Kabupaten Grobogan. Pelayanan kesehatan juga tersedia dalam pasar murah ini yakni berbentuk pengobatan gratis yang dilayani Dinas Kesehatan Grobogan.

Ditambahkan Danis, pasar murah ini selama 12 hari mulai dari tanggal 7-28 Mei 2019 di setiap desa yang tersebar di 19 kecamatan.

“Pasar Murah ini diselenggarakan Bagian Perekonomian Setda Grobogan dan didukung banyak pihak. Diseprindag, Dinkop UKM, Disnakkan, DKPD, Dinkes, DP3AKB, Dispermades, perbankan, serta organisasi profesi dan kemasyarakatan seperti PKK, Dharma Wanita, GOW, UPPKS, Asosiasi UMKM dan Technopark. Pelaksanannya selama 12 hari di 20 titik lokasi di Kabupaten Grobogan. Dan akan berakhir pada tanggal 28 Mei 2019 di Halaman Setda Grobogan,” tutup Danis. (Hana)

Komentar

Berita Terbaru