oleh

Tetap Dirumah Saja, Warga Satu Desa Ini Jadi Milyader

Tetap Bertani Seperti Biasa

Itulah sebuah kisah dari salah satu desa di provinsi Jawa Timur, tepatnya desa Sumurgeneng. Tuban. Sebanyak 225 warga desa ini mendadak menjadi milyader setelah menerima uang ganti rugi tanah dan lahan mereka untuk pembukaan proyek. Rata – rata setiap orang mendapatkan uang ganti rugi paling sedikit 8 miliar rupiah. Lalu untuk proyek apakah tanah dan lahan mereka sehingga dihargai hingga milyaran rupiah tersebut?

Dikutip dari beberapa media sosial, warga desa Sumurgeneng telah menerima uang penjualan tanah yang terkena proyek kilang miyak dari PT Pertamina. Berita tersebut telah terkonfirmasi oleh Kades Sumurgeneng, Gianto. Menurutnya, proyek pertamina yang dimaksud adalah pembangunan kilang minyak Grass Roof Refinery (GRR) Tuban. Yang mana proyek tersebut adalah proyek patungan antara PT Pertamina persero dan Rosneft, perusahaan migas Rusia.

Terkena Dampak Proyek Kilang Minyak

Lahan yang terkena proyek GRR ini seluas 1.050 Ha, rinciannya adalah 821 Ha lahan darat dan sebagian lagi adalah lahan reklamasi laut. Untuk darat, lahan tersebar di 3 desa yaitu Sumurgeneng, Kaliuntu dan Wadung. Namun sebagian besar lahan yang masuk dalam proyek pembangunan ini adalah lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Perhutani.

Walaupun memerima uang ganti rugi yang cukup besar, ternyata masih banyak warga yang menjual tanahnya tersebut masih bertani disawah dan ladang. Kabar banyak warga desa Sumurgeneng yang menjadi milyader terungkap kepublik setelah video warga desa ini beramai – ramai memborong mobil diunggah ke sosial media.

Komentar

Berita Terbaru